FAQ

Penerimaan Taruna Baru Stmkg

 

Informasi Umum

Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) merupakan salah satu perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). STMKG adalah sekolah kedinasan yang mempersiapkan kader tenaga ahli untuk mendukung dan menunjang tugas BMKG dalam memberikan informasi Meteorologi, Klimatologi, Geofisika, dan kualitas udara kepada masyarakat Indonesia

Terdapat 4 Program Studi di STMKG, diantaranya:

  • D-IV Meteorologi: Ilmu yang mempelajari kondisi fisis atmosfer di suatu tempat pada waktu tertentu.
  • D-IV Klimatologi: Ilmu yang mempelajari sifat iklim dan hubungan iklim dengan aktivitas manusia.
  • D-IV Geofisika: Ilmu yang mempelajari bumi dengan menggunakan prinsip atau kaidah-kaidah fisika.
  • D-IV Instrumentasi MKG: Ilmu yang mendalami teknologi alat, sistem kerja, kalibrasi, dan perawatan alat MKG

 

Terdapat beberapa keuntungan yang didapatkan saat menempuh pendidikan di STMKG, diantaranya:

  • Sekolah ikatan dinas: Setelah lulus taruna/i STMKG akan menjadi ASN BMKG golongan 3A.
  • Pendidikan semi militer: bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan taruna/i STMKG.
  • Gratis biaya pendidikan.
  • Tunjangan ikatan dinas: taruna/i akan diberikan tunjangan ikatan dinas oleh STMKG untuk menunjang kebutuhan taruna/i.
  • Kesempatan pendidikan lanjutan: Setelah lulus, taruna/i diberikan kesempatan untuk melanjutkan S2 di luar maupun dalam negeri.

 

Website dan media sosial resmi STMKG, diantaranya:

 

Pendaftaran dan Pembayaran

Bagi peserta yang belum melakukan pembayaran dua kode billing atau hanya membayar pada satu kode billing, maka peserta dapat melakukan pembayaran pada 25-28 Mei 2022. Kode billing terbaru untuk melakukan pembayaran tersebut dapat dilihat pada Portal SSCASN peserta dan pesan WhatsApp yang dikirimkan oleh panitia PTB STMKG.

Bagi peserta yang terkendala dalam melakukan pembayaran dimana "kode billing sudah dibayarkan" walaupun pendaftar belum melakukan pembayaran, maka pendaftar dapat memastikan terlebih dahulu apakah kartu ujian sudah bisa dicetak. Jika kartu ujian sudah bisa dicetak, artinya pendaftar telah menyelesaikan pembayaran. Terkait bukti pembayaran pada kode billing yang terkendala tersebut tidak harus dimiliki peserta. Jika kartu ujian belum dapat dicetak, maka diharapkan peserta dapat menunggu terlebih dahulu selama 1x24 jam. Apabila kartu ujian tetap tidak dapat diunduh, maka silahkan menghubungi Helpdesk PTB STMKG dengan mengisikan format berikut:


Nama :
Nomor Registrasi :
Jenis Kode Billing yang terkendala :
Kode Billing yang terkendala :

Proses sinkronisasi data pembayaran dapat berlangsung selama 1 hingga 2 hari. Setelah data terkait pembayaran telah tersinkronisasi, maka peserta dapat mencetak kartu ujian dari Portal DIKDIN.

Jika peserta telah melakukan pembayaran 2 kode billing dan sudah dapat mencetak kartu ujian, artinya peserta telah menyelesaikan pembayaran. Terkait kendala tersebut saat ini sedang dalam perbaikan

Sesuai pada buku pedoman PTB STMKG bahwa peserta wajib mendaftar di dua portal, yaitu Portal SSCASN sebagai portal utama dan Portal SIMAS sebagai portal pendamping institusi. Seleksi kelulusan berkas didasarkan pada portal utama, yaitu SSCASN. Sedangkan Portal SIMAS merupakan portal pendamping sebagai backup data peserta. Apabila peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi berkas pada Portal DIKDIN walaupun belum melakukan finalisasi SIMAS artinya ia tetap lulus administrasi berkas dan dapat mengikuti seleksi PTB tahap selanjutnya setelah melakukan pembayaran.

Pastikan kode billing pembayaran sudah benar dan tidak ada kesalahan. Dimohon kepada pendaftar yang sudah melakukan pembayaran agar dapat menyimpan bukti pembayaran dan mendokumentasikannya. Jika sudah melakukan kedua hal tersebut, pesan Whatsapp dapat diabaikan.

Dimohon kepada pendaftar yang sudah melakukan pembayaran agar dapat menyimpan bukti pembayaran dan mendokumentasikannya. Setelah peserta melakukan pembayaran, maka data akan tersinkronisasi pada Portal DIKDIN. Adapun waktu sinkronisasi data yaitu sekitar 1 hingga 2 hari. Setelah data terkait pembayaran telah tersinkronisasi, maka peserta dapat mencetak kartu ujian dari Portal DIKDIN.

Pembayaran harus dibayarkan pada daftar bank sesuai ketentuan pembayaran PTB STMKG. Jika di daerah pendaftar tidak terdapat salah satu bank sesuai ketentuan, maka silahkan meminta bantuan kepada saudara atau orang yang dipercaya untuk membantu melakukan pembayaran melalui bank yang telah ditentukan oleh panitia PTB STMKG.

Berdasarkan Surat Keputusan Nomor KP.01.00/011/SU/IV/2022 menyatakan bahwa Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika membuka Penerimaan Taruna Baru Tahun Akademik 2022/2023.

Pendaftar diharapkan terus memantau Website dan media sosial resmi STMKG serta portal SSCASN DIKDIN (https://dikdin.bkn.go.id/) untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai hal tersebut.

 

Pendaftaran dimulai pada tanggal 9-30 April 2022. Pendaftar diharapkan terus memantau Website dan media sosial resmi STMKG serta portal SSCASN DIKDIN untuk mendapatkan Informasi terbaru mengenai hal tersebut

Segala ketentuan atau persyaratan pendaftaran PTB STMKG akan diberitahukan melalui website https://ptb.stmkg.ac.id/ketentuan dan media sosial resmi STMKG.

STMKG TIDAK PERNAH mengadakan kerjasama dengan bimbingan belajar manapun serta tidak mengadakan/menjual buku latihan soal.

Apabila pendaftar STMKG menemukan informasi yang tidak benar/tidak sesuai dengan informasi yang ditetapkan STMKG, dimohon untuk tidak mudah mempercayai informasi tersebut. Informasi resmi mengenai STMKG dapat diakses pada Website serta media sosial resmi STMKG. Jika terdapat informasi yang kurang jelas, pendaftar dapat bertanya melalui Helpdesk PTB STMKG dan media sosial resmi STMKG. Selain itu, pendaftar juga dapat melaporkan informasi yang tidak benar tersebut ke Helpdesk PTB STMKG dengan melampirkan bukti informasi yang tidak sesuai tersebut.

Tidak ada ketentuan terkait nilai Rapor atau Ujian Sekolah peserta PTB untuk dapat mendaftar PTB STMKG pada tahun 2022 ini.

Aturan pas foto, yaitu menggunakan foto terbaru, berlatar belakang merah, format JPG, ukuran 100-700 KB, dan pakaian yang digunakan mengikuti aturan yang ditetapkan DIKDIN.

Dokumen yang diunggah dapat berupa Surat Keterangan Lulus atau Surat Keterangan Aktif di kelas XII atau Rapor kelas XII semester I. Nomor dan tanggal menyesuaikan jenis dokumen yang diunggah.

Lokasi tes yang dipilih saat pendaftaran menjadi lokasi tes untuk mengikuti seluruh seleksi PTB STMKG dan tidak bisa diubah.

Lokasi tes SKD, SKB, dan kebugaran telah terdapat pada buku pedoman PTB STMKG.

Syarat dan dokumen yang harus dipenuhi, yaitu:


  1. Akta kelahiran dan domisili sesuai atau sama dengan identitas KTP/KK di daerah afirmasi.
  2. Lulus SD, SMP, dan SMA/MA/SMK atau yang sederajat di daerah afirmasi.
  3. Peserta afirmasi wajib memilih lokasi tes di lokasi afirmasi yang telah dipilih.
  4. Peserta afirmasi Non OAP Papua/Papua Barat dan afirmasi daerah wajib mengunggah KK dan Akta Kelahiran (2 dokumen digabung menjadi 1 file). Format PDF berukuran 100-1000 KB
  5. Khusus bagi afirmasi Orang Asli Papua (OAP) mengunggah KK, Akta Kelahiran, dan surat keterangan OAP yang ditandatangani oleh Kepala BKD atau Ketua/anggota dari Majelis Rakyat Papua atau Papua Barat. Format PDF dan berukuran 100-1000 KB
  6. Peserta afirmasi Non OAP Papua/Papua Barat dan afirmasi daerah Wajib mengunggah ijazah SD, SMP, dan SMA/MA/SMK atau yang sederajat (3 dokumen digabung menjadi 1 file). Format PDF dan berukuran 100-700 KB

Lokasi ujian mengacu pada pendaftaran dan kartu ujian dari Portal DIKDIN. Lokasi ujian pendaftar dari Portal SIMAS yang berada di STMKG TIDAK mempengaruhi perubahan lokasi ujian. Serta kami menginformasikan bahwa Kartu ujian yang nanti dicetak, diikuti, dan dipergunakan pada saat mengikuti serangkaian seleksi PTB STMKG adalah kartu ujian dari portal DIKDIN.

Bagi lulusan 2022 dapat mengosongkan pengisian nilai UAN, sedangkan bagi yang sudah lulus SMA dapat mengisikan nilai rata-rata yang terdapat pada Ijazahnya.

Terkait pengisian data ayah yang sudah meninggal pada Portal DIKDIN, seperti NIK, gaji, pekerjaan, dan data diri lainnya dapat diisi dengan NIK dan data diri dari ibu kandung atau wali pendaftar. Kemudian untuk pengisiannya di Portal SIMAS, tetap menggunakan NIK dan data diri ayah dengan menyesuaikan status ayah saat ini, yaitu meninggal.

Setelah melakukan pendaftaran atau finalisasi data pada Portal DIKDIN dan SIMAS, maka peserta dapat menunggu pengumuman lolos verifikasi berkas. Sesuai Buku Pedoman PTB STMKG, proses verifikasi berkas berlangsung mulai 10 April hingga 10 Mei. Pendaftar diharapkan dapat terus memantau secara berkala akun pendaftarannya. Setelah pendaftar lolos verifikasi berkas, maka pendaftar akan mendapat kode billing untuk melakukan pembayaran

Tahap SKD

Bagi peserta yang dinyatakan positif COVID-19 dapat melapor kepada Helpdesk PTB STMKG untuk dijadwalkan ulang ujiannya. Pelaporan tersebut harus dilakukan pada H-1 sebelum pelaksanaan ujian SKD peserta. Adapun tata cara pelaporannya, yaitu peserta mengirimkan dokumen hasil swab atau antigen 1x24 jam yang masih berlaku hingga waktu pelaksanaan tes SKD peserta serta kartu ujian peserta. Selain itu, peserta juga mengirimkan format data berikut:

Nama:

No. Registrasi:

Lokasi Ujian (Portal Dikdin):

Waktu tes SKD (Tanggal dan jam):

Pakaian yang dikenakan peserta saat tes SKD, yaitu baju kemeja putih lengan panjang, celana/rok panjang hitam (BUKAN JEANS), Jilbab hitam bagi yang menggunakan, serta sepatu dan kaus kaki hitam.

Peserta harus membawa beberapa barang saat mengikuti tes SKD, diantaranya kartu identitas pribadi (KTP asli/KIA/KK asli/kartu pelajar), kartu ujian yang diunduh dari Portal DIKDIN, bukti pembayaran, alat tulis pribadi (pensil kayu) dan alat keperluan pribadi, alat protokol kesehatan (masker dan handsanitizer), serta smartphone yang terdapat aplikasi “Peduli Lindungi”.

Selama peserta telah melakukan pembayaran dua kode billing dan sudah dapat mencetak kartu ujian, maka tidak menjadi masalah jika bukti pembayaran tersebut tidak ada. Hal tersebut karena peserta yang sudah dapat mencetak kartu ujian artinya telah melakukan pembayaran.

Jadwal dan lokasi SKD PTB STMKG dapat dilihat pada laman https://ptb.stmkg.ac.id/pengumuman

Jadwal dan lokasi ujian SKD akan diberitahukan melalui Website dan media sosial resmi STMKG. Adapun lokasi ujian sesuai dengan lokasi ujian yang dipilih peserta pada Portal SSCASN. Daftar alamat lokasi ujian PTB STMKG dapat dilihat pada buku pedoman PTB STMKG. Pendaftar diharapkan terus memantau secara berkala Website dan media sosial resmi STMKG untuk mendapatkan informasi terbaru terkait hal tersebut.

Tahap SKB

Tahap Tes Kesehatan , Tes Kebugaran dan Tes Wawancara

Salah satu persyaratan umum calon taruna adalah sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, dapat berkacamata dengan lensa spheris maksimal minus (-) 4 D, dan lensa silindris maksimal minus (-) 2 D dan bersedia untuk melakukan pengobatan LASIK dengan biaya sendiri apabila diterima/lulus seleksi.

Saat peserta berkonsultasi terkait pengobatan LASIK kepada dokter, hasil yang diharapkan adalah peserta dapat berkacamata lensa spheris maksimal minus (-) 2 D dan lensa silindris maksimal minus (-) 1 D. Hasil pengobatan LASIK yang lebih baik daripada hasil yang diharapkan tersebut lebih dianjurkan.

Surat Keterangan Bebas Narkoba menjadi salah satu dokumen yang dibutuhkan pada saat tes kesehatan

Daftar Ulang